Kamis, 26 Maret 2009

Agency Managers National Kick Off Meeting, Intercontinental Hotel, Jakarta 09 - 13 Feb 2009





DIAWAL TAHUN 2009, dibulan february,. terjadi perubahan strukturisasi dimana Territiory New North Star sdh tdk ada lagi dan Div Orion star bergabung di Dragon Territory dibawah kendali Bpk Patrick Atkins selaku Vice President Agency Dragon Territory,..sedang Group Orion Star masih tetap di bawah kendali Agency Director Indra KP,..dengan bergabungnya group Orion Star ke Territory Dragon yg merupakan Mentor Productivity dg aktifitas yg cukup tinggi diukur dari CC/AM > 1,2 yg memberikan kontribusi terbesar bagi Company tentunya menjadi hal yg sangat menggembirakan sekaligus merupakan tantangan bagi tim Group Orion Star untuk dapat memberikan kontribusi dan performance yg berdampak positif bagi territory,...dan hal ini tentunya menjadi beban yg cukup menantang mengingat tim Dragon Territory adalah Tim yg sangat solid dan sebagai kumpulan Top produser Manulifers yg ada di Indonesia,..dg Leader2 kaderisasi yg rata2 masih berusia dibawah 30 tahun dg income yg sungguh fantastic u ukuran usia 24 th sd 28 th,..
Semoga dg bergabungnya tim Orion Stardpt memberikan kontribusi yg positif bagi Territory Dragon dan dapat menularkan habit sukses yg luar biasa bagi tim pendatang baru,...yg usianya sudah jauh diatas usia2 leader Top Manulife Indonesia.

Dan fokus company u menjadikan Manulife menjadi Perusahaan asuransi yg terbaik dan terbesar dan ingin memberikan pelayanan yg terbaik bagi masyarakat serta menjadi kan team agency yg paling produktif yaitu dg fokus sd akhir tahun 2009 adalah :

Growth productivity
Growth Manpower
Growth Manager
Pengembangan Cabang

Semua itu tidak lepas dari aktifitas leader sbg komandan tertinggi di cabang masing2 u bisa menggerakkan prajurid u bisa berperang dan berjuang serta kerja keras di Era krisis global,....dampak sudah mulai terasa namun yang pasti Asuransi tetap dibutuhkan o siapapun yg mempunyai income,..untuk dapat memberikan keamanan income bagi kelangsungan hidup keluarga yg kita cintai...jika tanpa terduga terjadi resiko yg pasti dan tidak bisa terhindarkan,..dg cara membuat perencanaan keluarga yg harus didiskusikan,..dg para pakar konsultan keuangan keluarga,..yaitu para Agency yg selalu siap membantu memberikan solusi yg terbaik bagi calon nasabah.

Dan u 2010 "Jepang Sales Conference dan Hawaii Elite Sales Conference" menanti siapa yg ingin suksess,..semua diawali dari keinginan kuat ingin membantu dan memberikan yg terbaik bagi masa depan calon nasabah.

SUBARASHI

Senin, 16 Maret 2009

Agency Managers National Kick Off Meeting, Shangrilla Hotel, Jakarata January 2008


Foto bersama,..Top Management Manulife dan NewNorth Star Territory bersama para BM Jawa Tengah, Sulawesi, Jakarta,..Shangrila Januari 2008


foto bersama teman2 saat coffe break, Shangrilla Hotel January 2008


foto bersama VP NNST dan group Orion Star terdiri team Jawa Tengah dan Sulawesi, Shangrila Hotel January 2008

Meeting tahunan diawali di bulan february suasana musim hujan yg masih berlangsung,..masih teringat meeting yg sama di tahun 2008, yg berlangsung di Shangrilla hotel di 30 januari 2008 dimana para top management setelah clossing remarks dan ditutup dg Dinner bersama banyak terjebak tidak dapat pulang kerumah karena dimana mana banjir,...Alhamdulillah th ini hal tsb tdk berulang,..
Th 2008 tim Sulawesi masih dibawah New North Star Territory dg Vice President Agency Ibu Penny Djatnika dg Agency Director Bpk Indra KP yg membawahi Jawa Tengah dan Sulwesi domisili Semarang sbg Group Orion Star,..dg pencapaian produksi di tutup di akhir th 2009 dg growth productivity baik Manpower, CC dan NAC
Ditutup dg mengirimkan wakil 4 orang mengikuti Annual Dinner di Jakarta dan 2 orang ITALY-VENICE Conference,...VIVA ITALY

Rabu, 19 November 2008

LEADERSHIP MANAJEMENT LEVEL 3





Alhamdulillah,...walau diawal agak ngomel juga ke Agency training maaf P Joyke, sehubungan dg jadwal training yg tdk tepat waktu pelaksanaanya karena baru selesai meeting nasional,..1 minggu lalu kog harus pergi lagi u trainig ML3, walau dlm list peserta yg ikut diatas 20 org yg mewakili cabang, tapi yg hadir hanya 13 org , sebagian besar peserta jakarta sementara luar kota cuman 2 org saja,.dg alasan ketidak hadiran berhubung jadwal close of date , fokus ngejar target Italy conf,dll ..maka yg check in di Kartika Chandra hy 2 org saja dari Palu dan Bandung,..dlm email disampaikan bg yg tidak bisa ikut beri alasan, ya karena tidak ikut saat ini, toh hrs ikut jg nantinya, dan jg tdk ada alasan , maka sy pun mau berangkat u ikut training,...walau diawal u mau ikut berat rasanya mengingat hotel tempat menginap ad "KARTIKA CHANDRA" yg sangat tdk nyaman karena "cukup membuat mata ini terhenyak kageetttt dan shock "/////??????"....BTW lupakan hotelnya,..?!!yg jd tujuan ad/ u dapat ilmu dan wawasan dr Leader2 yg sdh bertahan dan suksess berkarier di agency,..

DANNN,..rupanya tidak nyesall lho,.. setelah ikut klas training dari tgl 12 nov s/d 15 nov '08, di kantor pusat Manulife,..yg menarik ad/ sharing dari para pelaku yg sukses dari Distrik Manager n up mengenai Fungsi dan peran Leader u mengembangkan cabang serta potensi orang2 yg bisa dikembangkan,..menjadikan training ini sangat mengasyikkan,..dan sbg cermin diri bg para leader u evaluasi apa yg sudah dilakukan, tdk dilakukan serta strategi2 apa yg akan dilakukan,..agar apa yg diharapkan serta yg menjadi objective fokus 09, dream sbg leader bisa terealisasikan dan tentunya akan keliatan result by month dan year to date.

tq Agency Training yg telah mengundangku u ikut ML3,.sbg ajang charges u leader dg fungsi dan peran nya sbg kepala cabang di territory masing2,..

Minggu, 02 November 2008

Nasional Meeting Manulife Financial "Crowne Hotel" 29 s/d 31 Oktober '08





Foto bersama NewNorthStar Teritory Agency Direktur Indra KP,..
yang membawahi,.Makassar/Palu/Menado, Semarang, Jogja/solo.
dr kiri kekanan P Indra, septina, Theresia, Eliada, Ardianti,...


Seperti biasanya nasional meeting Manulife yg rutin dilakukan akhir tahun dg agenda meeting yg cukup padat,..dimulai dr penyampaian issue2 terkini yg lagi seru2nya global krisis yg melanda belahan dunia,..dan negara2 superpower serta strategi2 yg akan dilakukan u pencapaian forecast akhir th (Q4).serta Plan '09 yang akan dibahas secara territory,..seperti biasanya saat2 meeting nasional berkumpul seluruh Up Branch Manager dari seluruh Indonesia,..maka bisa dibayangkan ramenya dg rasa kebersamaan dan saling berbagi u bisa membuka wawasan dan ide2 serta strategi yg dijalankan masing2 cabang dg type kepemimpinan yg berbeda yg tdk terlepas dr standart aturan yg berlaku, namun sgt dibutuhkan kreatifitas dan strategi yg jitu jika ingin menjadi leader/manager yg sukses,..maka dipastikan, cabang yg mencapai actual produksi diatas plan bisa dg PD tampil u bisa memaparkan kiat2 suksesnya,.namun sebaliknya jika plan cabang tdk tercapai maka cukup membuat para BM malu n kalo bisa muka ini disembunyi dibawa meja,..namun disinilah seni bekerja di Agency,..yg penuh dg retorika permasalahan, aktifitas agent yg tdk konsisten,..sementara tugas BM sbg motivator bagi2 agent2nya, shg perlunya tercipta rasa nyaman bekerja, bisa mendapatkan income max, serta mampu melihat kebutuhan klien yg merupaka sukses menjual seorang agent.
Meeting dg agenda yg padat mulai jam 09.00 pagi s/d jam 18.00 sore cukup melelahkan,..namun sy sangat enjoy karena sdh menjadi tugas dan tanggung jawab bersama u dpt mengembangkan bisnis ini shg sbg mitra kerja dg Manulife cab dpt memberikan kontribusi yg max bagi perusahaan....

Minggu, 22 Juli 2007

Bagaimana Memilih Perusahaan Asuransi yang Tepat

"Tak kenal maka tak sayang", demikian lah ada pepatah mengatakan. Sebelum memilih asuransi yang tepat, sebaiknya kenali juga perusahaan asuransinya.

Memilih perusahaan - perusahaan asuransi secara tepat, memang tidak mudah. Ada tiga hal yang bisa dijadikan pertimbangan.

Pertama, cermatilah profil dan kondisi perusahaaan asuransinya, karena ini berkaitan dengan rencana jangka panjang Anda. Caranya, bisa dilihat dari tingkat kesehatan keuangan perusahaan tersebut, yang disebut dengan RBC (Risk Based Capital). RBC adalah rasio kecukupan modal terhadap kewajiban, bila terjadi resiko. Sesuai KMK nomor 424 tahun 2003, RBC perusahaan asuransi minimal harus 120 persen. Dengan melihat RBC, bisa diketahui seberapa kuat perusahaan itu bila terjadi klaim, secara serentak sekali pun.

Baik RBC maupun indikator keuangan lainnya, bisa dilihat dari laporan keuangan yang dipublikasikan di koran. Setiap perusahaan wajib mempublikaskannya di koran setiap tahun sekali pada bulan April.

Kedua, komitmen jangka panjang perusahaan tersebut dalam menjalankan kegiatan bisnisnya di Indonesia. Ini menjadi faktor penting, karena dari komitmen itu anda bisa menilai kinerja perusahaan secara keseluruhan dari tahun ke tahun.

Ketiga, Aspek pelayanan. Ini bisa dilihat mulai dari kemampuan agen dalam mengerti kebutuhan calon nasabah, pemrosesan polis, proses penanganan keluhan nasabah untuk mendapat solusi terbaik, hingga proses penanganan klaim yang efisien dan tidak berbelit - belit. Jangan dilupakan juga mengenai faktor teknologi informasi yang dimiliki perusahaan tersebut. Karena dalam era teknologi informasi saat ini, faktor - faktor tersebut akan membuat nasabah semakin mudah dalam mengakses informasi yang mereka butuhkan.

Rabu, 18 Juli 2007

Perlindungan Keuangan Masa Depan

Seorang ibu terlihat begitu gelisah saat keluar dari ruang dokter yg menangani suaminya. Liburan panjang bersama keluarga yang mestinya menyenangkan, berakhir dengan kegalauan.

Baru saja ia dan keluarga menginjakkan kaki di jakarta dari liburan ke Australia, sang suami terserang stroke.

Hal yang segera membebani pikiran ibu itu adalah biaya rumah sakit dan,ini yang lebih berat,kemungkinan kehilangan pendapatan potensial dimasa datang jika terjadi hal paling buruk pada suaminya. Ia sendiri, sejak menikah dan punya anak, hanya ibu rumah tangga. Layaknya keluarga kelas menengah lain, mereka tentu punya tabungan. Namun"Jauh dari cukup" katanya. Terlebih sebagian tabungan mereka pakai untuk liburan.

Kebingungan ibu tiga anak ini bertambah karena kantor sang suami, belum menyediakan tunjangan asuransi jiwa, kesehatan dan pensiun. Musibah ini seperti menyadarkannya, betapa pentingnya asuransi untuk melindungi diri saat ada kejadian seperti kecelakaan, sakit, kematian, atau sebagai program perencanaan masa depan.

Sejatinya, dari sisi kemampuan membayar polis asuransi, pasangan itu tergolong mampu. Hanya, sang suami termasuk yg tak hirau terhadap kebutuhan seperti itu. Dalam pemahamannya, membayar polis asuransi sama dengan membelanjakan uang dengan manfaat yg tidak bisa segera dirasakan seperti kalau berinvestasi dengan deposito, membeli properti, emas. Lebih-lebih ia berpikir, tak setiap hari jatuh sakit atau mengalami resiko.

Kisah diatas mencerminkan kasus-kasus dimanapun di dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat di negara sedang berkembang, belum sepenuhnya memahami asuransi, produk maupun perusahaannya. Indonesia adalah contoh paling nyata. Pertumbuhan industri ini cenderung datar. "Selama kwartal ketiga 2006 lalu, penetrasi industri hanya 14 % dari total penduduk Indonesia,"kata Adi Purnomo, Vice President PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.

Jika penduduk Indonesia, berdasarkan data 2004, ada 220 juta, artinya baru 31 juta orang terlindungi asuransi. Itupun hanya 6 % dari angka itu yang membeli polis individu karena kebutuhan. Sisanya, lebih karena hubungan kerja ataupun melalu asuransi kumpulan.

Pemerintah sendiri sangat serius menangani pertumbuhan industri asuransi. Melalui PP no 63 tahun 1999, pemerintah mengharuskan modal perusahaan ditingkatkan untuk mendukung kenyamanan para pemegang polis. "Minimal Rp 100 milyar merupakan modal sendiri dan bukan modal disetor,"tambah Adi Purnomo.

Dengan perubahan itu, pemerintah berharap industri asuransi dapat menjadi salah satu pilar perekonomian negara. Ini bukan harapan kosong.

Pertama, karena 80 % aset industri ini ada didalam negeri. Dan, kedua, sektor ini dapat menyerap tenaga kerja. Dalam kondisi pasar saat ini saja, industri mampu menyerap 105 tenaga kerja.

Dengan ragam industri produk, asuransi seharusnya makin diminat. Tidak saja sebagai perlindungan, tapi terutama bagi investasi. Tanda-tandanya sudah ada. Meski tak terlalu pesat, jumlah pemegang polis terus meningkat lima tahun terakhir, begitu pula pendapatan premi, total aset, dan laba perusahaan. Ini, tentu tak lepas dari kepercayaan publik yg terus tumbuh kepada perusahaan asuransi yg terpercaya, karena ini menyangkut hubungan jangka panjang.

Yang pasti, manfaat asuransi harus dirasakan pemegang polis. Karena itu memang tujuan berasuransi : mendapatkan perlindungan keuangan saat kina dan masa depan dengan mengalihkan resiko kepihak ketiga, dalam hal ini perusahaan asuransi.

Sabtu, 14 Juli 2007

Mengapa Asuransi Penting?

Akhir-akhir ini banyak hal yg tak terduga terjadi dengan sangat mengejutkan,....
mulai dari peristiwa bencana alam dimana mana,....tingkat kecelakaan dibidang transportasi baik didarat,laut dan udara yg terjadi secara beruntun di tahun yg sama,.....
Begitu banyak keluarga yg kehilangan sumber pencari nafkah karena peristiwa yg tak terduga dan siapapun tidak menginginkan musibah diatas menimpa keluarga yg dicintai,....namun tiada kuasa manusia menolak takdir yg sudah digariskan Yang Maha Kuasa,.....
Sehingga sebagai kepala keluarga yg bijaksana seharusnya memikirkan solusi keuangan untuk dapat memberikan perlindungan bagi sumber pencari nafkah agar orang2 yg dicintai tetap dapat menjalani kehidupannya,..jika terjadi resiko yg tidak diinginkan kepada sumber pencari nafkah.
Dan perlu dipikirkan sejak saat ini untuk menyisihkan 10-20% dari sumber income/bulan untuk membeli polis asuransi dengan tujuan pasti yaitu memberikan rasa aman bagi keluarga yg dicintai jika terjadi resiko pada kepala keluarga,...